Sensor TDS Pemurni Air
Sensor TDS pemurni air kami, yang diproduksi oleh sensor Jinhongsheng, dirancang untuk memberikan pengukuran padatan total (TDS) yang akurat dan andal dalam sistem pemurnian air.
Deskripsi
Sensor pemurni air TDS adalah alat deteksi elektronik yang dipasang pada pemurni air. Fungsi utamanya adalah untuk mengukur kandungan total padatan terlarut (TDS) dalam air secara real time dan menampilkannya secara numerik (biasanya dalam ppm), memungkinkan pengguna untuk melihat kemurnian air.
1. Apa itu TDS?
Untuk memahami sensor, penting untuk terlebih dahulu memahami apa yang diukurnya.
TDS (total padatan terlarut) mengacu pada jumlah total garam anorganik dan bahan organik yang dilarutkan dalam air, biasanya diekspresikan dalam miligram per liter (mg/L) atau bagian per juta (ppm) . 1 ppm ≈ 1 mg/L.
Zat -zat ini termasuk ion mineral seperti kalsium, magnesium, kalium, dan natrium, serta beberapa ion logam berat, fluorida, dan klorida.
2. Cara kerja sensor TDS
Sensor TDS tidak secara langsung menghitung partikel dalam air. Sebaliknya, mereka menggunakan metode pengukuran tidak langsung yang cerdas: konduktivitas.
Prinsip Dasar: Air murni itu sendiri hampir tidak konduktif. Konduktivitas air terutama berasal dari ion bermuatan terlarut (seperti Ca²⁺, Mg²⁺, Na⁺, Cl⁻, dll.). Semakin banyak ion hadir, semakin baik konduktivitasnya.
Struktur Sensor: Sensor berisi dua probe elektroda logam.
Operasi:
Sensor pemurni air TDS menyisipkan dua elektroda ke dalam air yang akan diuji.
Tegangan AC diterapkan di antara elektroda (untuk mencegah elektrolisis).
Sirkuit mengukur arus yang dihasilkan oleh sampel air.
Menurut hukum OHM (untuk tegangan tetap, arus berbanding terbalik dengan resistensi), arus yang lebih tinggi menunjukkan resistensi yang lebih rendah, konduktivitas yang lebih tinggi, dan oleh karena itu nilai TDS yang lebih tinggi.
Mikroprosesor internal mengubah nilai konduktivitas yang diukur menjadi nilai TDS (ppm) menggunakan rumus empiris dan menampilkannya.
3. Peran dan pentingnya sensor TDS dalam pemurni air
Dalam pemurni air RO, sensor TDS biasanya dipasang di dua lokasi utama untuk melakukan fungsi yang berbeda:
Pemantauan Kualitas Air Influen: Dipasang sebelum membran RO, mereka mengukur nilai TDS awal air baku (air keran). Kualitas air yang buruk (TDS tinggi) memperingatkan pengguna bahwa membran RO kelebihan beban.
Memantau kinerja pemurnian (fungsi paling kritis): Dipasang setelah membran RO dan sebelum outlet akhir. Ini yang paling umum
penggunaan dan melayani tujuan berikut:
Tampilan real-time dari TDS air murni: memungkinkan pengguna untuk secara langsung melihat kemurnian air yang dihasilkan oleh pemurni.
Menentukan kegagalan kinerja membran RO: Ini adalah fungsi yang paling penting. Fungsi inti dari membran RO adalah menghilangkan garam dan kotoran terlarut. Seiring waktu, membran akan tersumbat, aus, atau berlubang, mengurangi efektivitas filtrasi.
Membran RO baru: Tingkat penghapusan tinggi (misalnya, lebih dari 95%). Jika TDS yang berpengaruh adalah 300 ppm, air output hanya memiliki 15 ppm atau kurang.
Membran RO tua: Efisiensi penghapusan berkurang. Nilai TDS dari air output secara bertahap akan meningkat (misalnya, dari 15 ppm hingga 50, 80, atau bahkan lebih tinggi).
Ingatkan pengguna untuk mengganti kartrid filter: Ketika nilai TDS dari air yang dimurnikan meningkat secara signifikan dan terus menerus, lampu indikator pada mainboard pemurni air atau pada faucet layar akan membunyikan alarm (misalnya, lampu merah akan menyala), menunjukkan bahwa membran RO perlu diganti. Ini menghilangkan metode sebelumnya yang tidak tepat untuk mengganti kartrid filter berdasarkan rasa atau jadwal tetap, dan sekarang memungkinkan untuk penggantian sesuai permintaan.
Tag populer: Sensor TDS Purifier Air, Pabrikan Sensor Pemurni Air Cina, Pabrik, Pabrik, Sensor TDS untuk kontrol kualitas air di industri perahu pribadi
Kirim permintaan
Anda Mungkin Juga Menyukai











